Perbekel Pejarakan mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas terkait layanan yang inklusif dan aksesi
22 Agustus 2026 09:19:56 WITA
Keterbukaan Informasi Publik
Denpasar, 21 Agustus 2026 — Komitmen untuk mewujudkan pelayanan desa yang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat terus diperkuat. Perbekel Pejarakan, I Made Astawa, NL.P., CPM, bersama Operator Sistem Informasi Desa I Made Nastra, mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas terkait layanan yang inklusif dan aksesibel, khususnya bagi penyandang disabilitas.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Agustus 2026, di Hotel Harris Denpasar tersebut diselenggarakan oleh Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) dengan dukungan UK Embassy melalui program Digital Accessibility Program (DAP).
Kegiatan ini menjadi ruang penting bagi pemerintah desa untuk memahami bahwa akses terhadap layanan dan informasi digital merupakan bagian dari hak setiap warga negara. Selama ini, penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses layanan publik, termasuk layanan yang tersedia di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya membangun layanan digital yang tidak hanya tersedia, tetapi juga inklusif, ramah, dan dapat diakses oleh semua kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Selain membahas aksesibilitas digital, kegiatan juga mengangkat berbagai hal terkait hak masyarakat dalam memperoleh informasi secara digital, serta pentingnya menjaga keamanan dan perlindungan data pribadi. Peserta diperkenalkan kembali pada ketentuan mengenai perlindungan data pribadi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.
Menurut Perbekel Pejarakan, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan informasi dan pelayanan digital desa agar semakin mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat secara terbuka, transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Setiap orang memiliki hak untuk memperoleh informasi. Karena itu, pemerintah desa perlu memastikan informasi dan layanan digital yang disediakan dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” menjadi semangat yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan peningkatan kapasitas ini diikuti oleh perwakilan 10 Desa di 4 Kabupaten se-Bali yaitu Kabupaten Buleleng, Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan dan Kodya Denpasar khususnya dari wilayah Kabupaten Buleleng yaitu Kecamatan Gerokgak, Kecamatan Banjar, Kecamatan Kubutambahan. Dari Kecamatan Gerokgak dua desa turut ikut diundang untuk berpartisipasi, yakni Desa Pejarakan dan Desa Pemuteran.
Keikutsertaan Pemerintah Desa Pejarakan diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun tata kelola desa yang semakin terbuka, inklusif, aman, dan ramah bagi semua, sehingga transformasi digital di tingkat desa tidak hanya menghadirkan kemudahan teknologi, tetapi juga memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam memperoleh layanan dan informasi.
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Perbekel Pejarakan mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas terkait layanan yang inklusif dan aksesi
- Menjangan Dynasty Resort Salurkan Bantuan CSR untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas
- Lomba Spontanitas Semarakkan HUT RI ke-81 di Desa Pejarakan
- Merah Putih Berkibar, Semangat Kemerdekaan Membara di Desa Pejarakan.
- Gerak Jalan Tingkat SD/MI dan Umum Meriahkan HUT RI ke-81 di Desa Pejarakan
- Karnaval Budaya Indonesia Meriahkan HUT RI Desa Pejarakan
- Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hadir di Desa Pejarakan, Perbekel Apresiasi Kepedulian kepada Msyarakat




















