Perbekel Hadiri Acara Pengukuhan dan Mejaya-jaya Kelian Desa Adat Pejarakan

28 Agustus 2026 11:20:01 WITA

Kamis 27 Agustus 2026 — Perbekel Pejarakan I Made Astawa, NL.P.,CPM bersama Kelian Banjar Dinas sewilayah Desa Pejarakan menghadiri acara Pengukuhan dan Mejaya-jaya Kelian Desa Adat Pejarakan Masa Ayahan 2026–2031 yang bertempat di Wantilan Pura Desa Pejarakan.

Kegiatan diawali dengan upacara Mejaya-Jaya Kelian Desa Adat yang baru, dilanjutkan laporan Ketua Panitia yang menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh krama Desa Adat Pejarakan atas partisipasinya dalam proses pemilihan Ngadegang Klian Adat dan Prajuru Desa Adat Pejarakan Masa Ayahan 2026-2031. Pemilihan diikuti oleh empat calon dan dilaksanakan melalui musyawarah mufakat di masing-masing Banjar Adat, hingga menetapkan Jro I Wayan Sudana sebagai Kelian Desa Adat Pejarakan terpilih.

Selanjutnya, Kelian Majelis Alitan Desa Adat Kecamatan Gerokgak membacakan Surat Keputusan dari Kelian Desa Adat Provinsi Bali sebagai dasar pengukuhan. Prosesi pengukuhan kemudian dilaksanakan oleh Majelis Kelian Desa Adat Kabupaten Buleleng Bapak Jro Gede Arsa Wijaya sebagai Petengen Madya (Bendahara), yang dilanjutkan dengan Penandatanganan Surat Pengukuhan Kelian Desa Adat Pejarakan yang baru beserta jajarannya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Gerokgak Bapak I Gd Arya Rimbawa Giri, S.IP.,M.A.P bersama Staf, Kapolsek Gerokgak Bapak Kompol I Made Derawi, SH dan Danramil Gerokgak Bapak Kapten Infanteri I Made Sudiarcana, MDA Kab. Buleleng, Majelis Alitan Kec. Gerokgak, Ketua PHDI, Kec. Gerokgak, Perwakilan Kelian Adat se. Kec. Gerokgak, Kelian Banjar Adat se-Desa Pejarakan, Kelian dan Anggita Sabha Desa, Anggota Kertha Desa, Bhabinkabtibmas, Babisaramil, Kelian dan Anggota Pecalang, PHDI dan WHDI Desa Pejarakan, Kelian Banjar Dinas se-Desa Pejarakan, Perwakilan krama dari masing-masing banjar
Dalam sambutannya, Camat Gerokgak menyampaikan ucapan selamat kepada Kelian Desa Adat dan pengurus yang baru. Camat menekankan bahwa tantangan menjaga adat dan dresta semakin besar di tengah perkembangan zaman. Awig-awig tetap menjadi pedoman, namun perlu beradaptasi tanpa mengurangi nilai-nilai adat, sehingga mampu memperkuat benteng adat dari pengaruh perubahan zaman.

Camat juga menekankan pentingnya kebersamaan, keguyuban, dan gotong royong, serta keterlibatan aktif krama dalam setiap kegiatan. Dinamika masyarakat hendaknya menjadi bagian dari proses untuk saling mengingatkan dan mengawasi.

Kepemimpinan Jro I Wayan Sudana bersama jajaran pengurus yang baru diharapkan mampu membawa Desa Adat Pejarakan terus berkembang, tetap berpegang teguh pada nilai-nilai adat dan dresta, sekaligus adaptif menghadapi tantangan zaman Digitalisasi yang nantinya Tata Kelola Pemerintahan dan Keuangan Lembaga Adat harus secara terbuka, transparan dan akuntabel.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Pejarakan

tampilkan dalam peta lebih besar