Perbekel hadir dalam acara Negem Dewasa, Ngingsah Beras dan Ngelinggihang Bhatara Sri di Pura Pulaki

21 September 2026 14:31:39 WITA

Senin, 21 September 2026 Perbekel Pejarakan I Made Astawa, NL.P., CPM hadir dalam acara Negem Dewasa, Ngingsah Beras dan Ngelinggihang Bhatara Sri serangkai Nyanggra Upacara Pujewali Pura Agung Pulaki lan Pasanakan Ida yang jatuh pada Purnama Sasih Kapat tanggal 26 September 2026 mendatang, kegiatan ini dilaksanakan bertempat di Pura Pulaki dan turut dihadiri Para Pemangku (Pinandita) Pemucuk, Panitia Pengempon Pura Agung Pulaki lan Pasanakan Ida, Para Perbekel, Para Klian Adat, Para Klian Subak Sedangin Cekik Sedauh Tukad Sabha Seririt, hal ini terus diupayakan serta dilestarikan secara tradisional turun temurun sebelum Pucak Karya (Pujewali) dilaksanakan. Upacara ini krap disebut sebagai kepercayaan Umat guna memohon kehadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa agar senantiasa dalam pelaksanaan serangakaian Upacara keagamaan dapat berjalan dengan lancar dan sukses tanpa ada hambatan (Labda Karya Sidaning Don).

Upacara Negem Dewasa adalah upacara awal dalam tradisi Hindu Bali untuk menandai dimulainya rangakaian kegiatan upacara dengan menetapkan waktu memohon keselamatan yang diawali dengan upacara PECARUAN pembersihan secara spiritual untuk menetralisir pengaruh negatif di tempat acara. Setelah upacara Negem Dewasa dilanjutkan dengan upacara Ngingsah Beras adalah ritual penyucian beras dan sarana upacara dalam tradisi Hindu di Bali yang biasanya menjadi bagian dari rangkaian karya agung atau upacara besar keagamaan. Tujuan dan makna penyucian sarana membersihkan beras dan perlengkapan upacara agar layak dan suci untuk digunakan secara berkelanjutan serta memohon kekuatan kepada Dewi Sri dan Dewi Sri Sedana (Dewi kesuburan dan kemakmuran) agar diberikan kekuatan, kesucian dan keteguhan hati. Secara simbolis Penyucian Lahir Batin menyucikan umat agar dapat menjalankan ritual dengan khusyuk tanpa pikiran, perkataan dan atau perbuatan kotor yang dapat mencela serta mencederai proses upacara dimaksud.

Selanjutnya Upacara Ngelinggihang Bhatara Sri merupakan ritual dalam agama untuk menstanakan atau memuja manisfestasi Ida Sanghyang Widhi Wasa sebagai Bhatara Hyang Guru (Dewa Siwa sebagai guru sejati).

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Pejarakan

tampilkan dalam peta lebih besar