BBV Denpasar Intensifkan Surveilans PHMS di Desa Pejarakan, 25 Sampel Serum Sapi

02 Juni 2026 15:46:50 WITA

Selasa, 2 Juni 2026 – Balai Besar Veteriner (BBV) Denpasar kembali memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) melalui kegiatan surveilans dan monitoring yang dilaksanakan di Desa Pejarakan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengawasan kesehatan hewan yang mencakup wilayah kerja Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam kegiatan tersebut, tim BBV Denpasar melakukan pengamatan lapangan serta pengidentifikasian berbagai potensi penyakit hewan menular strategis yang dapat mengancam sektor peternakan. Surveilans dilakukan sebagai langkah deteksi dini guna memastikan kondisi kesehatan ternak tetap terjaga dan mendukung ketahanan pangan berbasis peternakan. 

Sebagai bagian dari monitoring, petugas mengambil 25 sampel serum sapi yang selanjutnya akan diuji menggunakan metode ELISA untuk Lumpy Skin Disease (LSD). Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kekebalan maupun potensi paparan penyakit LSD pada populasi sapi di wilayah tersebut. Penyakit LSD merupakan salah satu penyakit hewan yang menjadi perhatian karena dapat menimbulkan kerugian ekonomi bagi peternak melalui penurunan produktivitas ternak.

Melalui kegiatan surveilans yang berkesinambungan, BBV Denpasar menunjukkan komitmennya dalam menjaga status kesehatan hewan, meningkatkan kewaspadaan terhadap PHMS, serta mendukung keberlanjutan sektor peternakan yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Komentar atas BBV Denpasar Intensifkan Surveilans PHMS di Desa Pejarakan, 25 Sampel Serum Sapi

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Pejarakan

tampilkan dalam peta lebih besar